Pada hari Rabu tanggal 26 Agustus 2020 Pukul 08.30 Wib s.d Pukul 09.35 Wib di Aula Suardja Atma Saputra Mapolres Garut Jl. Jenderal Sudirman No. 204 Kec. Karangpawitan Kab. Garut. Telah dilaksanakan Kegiatan Tim Puslitbang Polri dalam rangka Penelitian sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (E-MP) Reskrim Guna Mewujudkan Pelayanan Prima Polri di Wilayah Hukum Polres Garut. Bertindak selaku Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Syahrial M Sahid, S.I.K, didampingi Kabag Strajemen Ro Rena Polda Jabar AKBP Nugraha, S.Ik dan Waka Polres Garut Kompol Abdul Kholik, SH,.S.I.K.

Hadir pada kesempatan tersebut Kabag Ren Polres Garut Kompol Budiman, SH,Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Mappaseng S.I.K., Kasat Narkoba AKP Maolana, SH, Kapolsek Garut kota Kompol Hermansah, SH, Kapolsek Bayongbong AKP Dedi Rustandi, Kapolsek Caringin Iptu Sularto, Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan, KBO Sat Narkoba Iptu Agnes,
Anggota Tim Biro Rorena Polda Jabar Iptu Arif, Anggota Tim Puslitbang Polri Drs. Priya Handana, S.Sos, M.Pa (Peneliti Filosopol UGM), Pembina Ahmad Munif, SH,.M.Si (Kasubbid Bekum Puslitbang Polri) Para Kanit Reskrim dan Kanit Sat Narkoba Polres Garut, serta perwakilan Panit Reskrim Polsek Prural dan Pra Prulal yang seluruhnya berjumlah sekitar 35 orang.

Adapun materi yang disampaikan oleh Tim Puslitbang Polri antara lain :

  1. Penelitian Tentang “Efektivitas Penggelaran Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (e-MP) Reskrim Dalam Mewujudkan Pelayanan Prima Polri”
  2. Tujuan Penelitian Untuk mendukung penggelaran perangkat lunak (software rollout) secara masif yang dilakukan oleh Bareskrim Polri, agar tercapai target penggunaan secara konsisten sebesar 90% pada tahun 2024 terhadap aplikasi e-Manejemen Penyidikan oleh penyidik dan penyidik pembantu di Bareskrim pada 34 Polda dan di 514 Polres sebagaimana tercantum dalam Renstra Bareskrim Polri tahun 2020-2024.
  3. Kerangka Kerja Optimalisasi E- Manajemen Penyidikan yaitu Kegiatan terintegrasi dalam menguatkan kesadaran yang tinggi tentang manfaat E-MP bagi seluruh stakeholders dan
    Penguatan budaya organisasi masa depan yang dinamis melalui penerapan sistem berbasis kinerja.
  4. Proses bisnis penyidikan yang mengacu pada Perkap No.6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana, Penyempurnaan perkaba tentang Juklak, Juknis & SOP e-mp yang berkelanjutan, selaras dengan optimalisasi Tools, Culture & People.
  5. Analisa kasus menggunakan Artificial Intelligence Peningkatan keamanan data Penguatan infrastruktur pendukung & server
    Integrasi pertukaran data dan validitas Sistem Penanganan Perkara Terpadu Berbasis TI (SPPT TI).
  6. Platform dan perangkat utama bagi penyidik dalam melaksanakan tugas nya
  7. Proses penyidikan secara end-to-end harus terintegrasi dengan system database penyidikan secara Nasional
  8. Birobinops Bareskrim Polri menyelenggarakan Discovery Workshop pada bulan Desember 2019 di BALI. untuk mencari dan menemukan fakta-fakta penggunaan aplikasi e-Manajemen Penyidikan dari sisi pengguna (bottom up finding facts).
  9. Terdapatnya 300 orang responden yang berpartisipasi yang mewakili penyidik dan penyidik pembantu seluruh Indonesia. Masing-masing responden diminta untuk menuliskan ide atau gagasan terhadap penggunaan aplikasi e-Manajemen Penyidikan.
Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *